Masih banyak orang yang tidak mengerti perbedaan antara produk deodorant dan antiperspirant dan sering menganggapnya bisa digunakan untuk tujuan yang sama. Padahal ada beberapa perbedaan kunci antara kedua produk ini yang penting untuk para penggunanya. Jika Anda ingin tahu perbedaan deodorant dengan antiperspirant, ini dia penjelasannya.
Deodorant Adalah Kosmetik, Antiperspirant Adalah Obat
Perbedaan kunci pertama antara kedua produk ini adalah kategorinya. Deodorant masuk dalam kategori produk kosmetik dan perawatan tubuh dan mudah untuk dibeli dan bebas cara penggunaannya. Sedangkan antiperspirant masuk dalam kategori obat sehingga penggunaannya tidak boleh sembarangan dan harus mengikuti ketentuan dari dokter.
Fungsi Utama
Selain kategori, fungsi utama kedua produk ini juga menjadi salah satu perbedaan paling mendasar. Deodorant memiliki fungsi untuk mengurangi jumlah mikroba di area ketiak dan menyamarkan bau tidak sedap dengan wewangian. Sedangkan antiperspirant memiliki fungsi utama yaitu mengurangi dan mengontrol volume keringat yang keluar dari tubuh.
Cara Kerja
Kemudian, cara kerja kedua produk ini juga sangat berbeda. Deodoran hanya akan mengandalkan mikroba dan wewangian untuk mengurangi bau tidak sedap yang keluar dari pori-pori di keringat. Sedangkan antiperspirant akan menghambat kerja kelenjar keringat sehingga bisa mengurangi volume keringat yang keluar sementara waktu.
Perbedaan deodorant dengan antiperspirant juga terletak di adanya bahan aktif. Deodorant tidak memiliki bahan aktif yang akan berperan untuk mengurangi jumlah keringat, sedangkan antiperspirant memiliki bahan aktif seperti alumunium klorohidrat yang nantinya bertugas untuk menghambat kelenjar ekrin yang bertanggung jawab dalam memproduksi keringat pada tubuh.
Penutupan Pori-Pori
Penutupan pori-pori juga menjadi perbedaan mendasar selanjutnya di antara kedua produk dengan fungsi yang terdengar sama ini. Jika Anda menggunakan deodorant, maka produk ini tidak akan menutup pori-pori Anda dalam usaha untuk mengurangi keringat. Melainkan hanya akan berusaha mengurangi kelembapan dengan mikroba, dan wewangian untuk mengurangi bau tidak sedap.
Sedangkan antiperspirant akan dengan aktif menutup pori-pori supaya keringat yang keluar bisa dikendalikan dan dikurangi. Hal ini bisa sangat membantu jika seseorang memang memiliki produksi keringat yang berlebiah, juga bisa digunakan untuk remaja yang sedang mengalami pubertas di mana produksi keringat sedang tidak bisa dikendalikan. Menggunakan antiperspirant akan meningkatkan kepercayaan diri dan juga mengurangi rasa tidak nyaman.
Itu dia berbagai perbedaan deodorant dengan antiperspirant yang perlu Anda ketahui. Banyak orang yang mengira kedua produk ini sama dan bisa digunakan dengan cara yang sama. Padahal, terdapat banyak perbedaan kunci dan mendasar antara keduanya. Jika Anda tertarik menggunakan antiperspirant, jangan lupa diskusikan dulu hal ini dengan dokter atau tenaga kesehatan lainnya.
